Gk7qp1DNYQGDurixnE7FWT3LyBvSK3asrvqSm057
Bookmark

Bagaimana Cara Mengoksidasi Alkohol Primer

Bagaimana cara mengoksidasi alkohol primer

Jawaban 1:

Alkohol primerAlkohol primer bisa dioksidasi baik menjadi aldehid maupun asam karboksilat tergantung pada kondisi-kondisi reaksi. Untuk pembentukan asam karboksisat, alkohol pertama-tama dioksidasi menjadi sebuah aldehid yang selanjutnya dioksidasi lebih lanjut menjadi asam.

Jawaban 2:

Oksidasi alkohol akan menghasilkan aldehid jika digunakan alkohol yang berlebihan, dan aldehid bisa dipisahkan melalui distilasi sesaat setelah terbentuk.Alkohol yang berlebih berarti bahwa tidak ada agen pengoksidasi yang cukup untuk melakukan tahap oksidasi kedua. Pemisahan aldehid sesegera mungkin setelah terbentuk berarti bahwa tidak tinggal menunggu untuk dioksidasi kembali.Jika digunakan etanol sebagai sebuah alkohol primer sederhana, maka akan dihasilkan aldehid etanal, CH3CHO.Persamaan lengkap untuk reaksi ini agak rumit, dan kita perlu memahami tentang persamaan setengah-reaksi untuk menyelesaikannya.


Pertanyaan Terkait

Apakah isomer dari C3H6O dan C3H6O2 ?

Jawaban 1:

C3H6O isomernya aldehid dan keton
C3H6O2 isomernya Asam karboksilat dan ester


Berikan contoh senyawa yang dalam bentuk lelehan maupun larutan dapat menghantrkan listrik

Jawaban 1:

Garam: NaCl, KCl, AgCl, Al2(SO4)3
asam:HI, H2SO4,HNO3,HBr

Jawaban 2:

Air garam ( NaCl ) air jeruk nipis


Tiga buah resistor masing-masing besarnya 3 ohm, 4 ohm, dan 6 ohm dihubungkan paralel, lalu kedua ujungnya dihubungkan ke sebuah bateray yang gglnya 8 volt dan hambatan dalamnya 2/3 ohm. Tegangan jepit rangkaian adalah . . . .

Jawaban 1:

Untuk mencari tegangan jepit (V), kita harus nyari arusnya dulu (I)
Tau gak rumus arus? Karena paralel, jadi :
I = E dibagi ( R + r per n)
I = 8 : (3/4 + 2/3 per 1)
I = 8 : (3/4 + 2/3) = 8 : 17/12
I = 8 x 12/17 = 96/17

Baru deh :
V = IR
V = 96/17 X 3/4 = 288/68 = 4.23529 Volt

Bener gak ya? Soalnya angkanya koma-komaan T.T
Kalo salah, maaf ya.. Hehe^^


Kalsium Karbonat padat dan kalsium hidroksida padat bereaksi dengan larutan asam klorida menurut persamaan :   CaCO3(s) + 2HCl(aq) -------> CaCla(aq) +H2O(l) + CO2(g) Ca(OH)2(s) + 2HCl(aq) ------> CaCl2(aq) + 2H2O(l)   hitunglah volum larutan asam klorida 2 M yang diperlukan untuk melarutkan 25 gram campuran yang mengandung 40% kalsium karbonat dan 60% kalsium hidroksida (Ar H=1; C=12; O= 16)

Jawaban 1:

Volume larutan HCl 2 M yang diperlukan untuk melarutkan campuran tersebut adalah 300 mL. Volume tersebut dapat ditentukan jika mol HCl diketahui. Mol HCl dapat ditentukan menggunakan konsep mol dan stoikiometri. Pembahasan Pada saol di atas diketahui beberapa data yaitu: Reaksi 1 = CaCO₃ + 2 HCl → CaCl₂ + H₂O + CO₂ Reaksi 2 = Ca(OH)₂ + 2 HCl → CaCl₂ + 2H₂O M HCl = 2 M m CaCO₃ + Ca(OH)₂ = 25 gram % CaCO₃ = 40 % % Ca(OH)₂ = 60 % Ar Ca = 40, C = 12, O = 16, H = 1 Adapun yang ditanyakan pada soal adalah volume HCl yang diperlukan untuk melarutkan campuran dua senaywa tersebut. Penentuan volume HCl dapat dilakukan menggunakan tahapan-tahapan berikut: Step-1 (menentukan massa CaCO₃ dan Ca(OH)₂) Pada soal sudah diketahui bahwa massa total CaCO₃ + Ca(OH)₂ adalah 25 gram. Kalian dapat menentukan massa masing-masing senaywa dalam campuran menggunakan data % massa senaywa yang diketahui dikalikan dengan massa campuran yang diketahui juga. m CaCO₃ = % CaCO₃ x m campuran                     = 40 % x 25 gram                   = 10 gram m Ca(OH)₂ = % Ca(OH)₂ x m campuran                    = 60 % x 25 gram                    = 15 gram Step-2 (menentukan mol CaCO₃ dan Ca(OH)₂) Mol dapat ditentukan menggunakan data massa disbanding Mr. Massa masig-masing senyawa sudah didapatkan pada tahap sebelumnya. Adapun Mr masing-masing senyawa tersebut dapat ditentukan sebagai berikut: Mr CaCO₃ = Ar Ca + Ar C + 3 (Ar O)                     = 40 + 12 + 3 (16)                     = 40 + 12 + 48                     = 100 gram/mol Mr Ca(OH)₂ = Ar Ca + 2 (Ar O) + 2 (Ar H)                      = 40 + 2 (16) + 2 (1)                      = 40 + 32 + 2                      = 74 gram/mol Pelajari lebih lanjut tentang Mr di: brainly.co.id/tugas/20779161. Selanjutnya mol CaCO₃ dan Ca(OH)₂  dapat ditentukan sebagai berikut: n CaCO₃ = m CaCO₃/ Mr = 10/ 100 = 0,1 mol n Ca(OH)₂ = m Ca(OH)₂/ Mr = 15/ 74 = 0,2 mol Step-3 (menentukan mol HCl) Mol HCl dapat ditentukan menggunakan perbandingan koefisien dari eraksi yang diketahui dan senyawa yang diketahui Reaksi 1  CaCO₃ + 2 HCl → CaCl₂ + H₂O + CO₂ n HCl = (koef HCl/ koef CaCO₃) x n CaCO₃          = (2/1) x 0,1          = 2 x 0,1          = 0,2 mol Reaksi 2 Ca(OH)₂ + 2 HCl → CaCl₂ + 2H₂O n HCl = (koef HCl/ koef Ca(OH)₂) x n Ca(OH)₂          = (2/1) x 0,2          = 2 x 0,2          = 0,4 mol n HCl total = 0,2 mol + 0,4 mol = 0,6 mol Pelajari lebih lanjut tentang mol dan perbandingan koefisien di: brainly.co.id/tugas/18228152. Final step (menentukan volume HCl) Volume HCl dapat ditentukan menggunakan data mol yang didapat dan molaritas HCl yang diketahui. Berikut rumus yang dapat digunakan. V HCl = n/ M           = 0,6/ 2           = 0,3 L           = 300 mL Jadi dapat disimpulkan mol HCl yang diperlukan untuk melarutkan campuran tersebut adalah 300 mL.Detil jawaban Kelas: X Mapel: Kimia Bab: Stoikiometri Kode: 10.7.9 #AyoBelajar


Jika 250 ml larutan NaOH 0,01 M ditambahkan ka dalam 1 liter air, maka larutan ini mempunyai pH

Jawaban 1:

V1M1=V2M2 250×0,01=1250×M2 M2=0,002=2×10^-3 OH-= b × M = 2×10^-3 pOH=3-log 2 pH=14-(3-log 2) pH=11+log 2

Jawaban 2:

Ditambahkan air, pH tetap sama
OH⁻ = M. Valensi
                 = 0,01 . 1 = 10⁻²
pOH = 2
pH = 14-2 = 12


Jelaskan perbedaan antara eksoterm dan endoterm ?  

Jawaban 1:

Reaksi eksoterm adalah reaksi yang membebaskan kalor, karena terjadi aliran kalor dari sistem ke lingkungan. Sistem membebaskan energi, sehinggal entalpi sistem akan berkurang. Nah, berarti, entalpi produk < entalpi reaksi. Jadi, perubahan entalpi reaksinya bernilai negatif.
Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor, karena terjadi aliran kalor dari lingkungan ke sistem. Sistem menerima energi, sehingga entalpi sistem akan bertambah. Berarti, entalpi produk > entalpi reaktan. Jadi, perubahan entalpinya bernilai positif.

Jawaban 2:

Eksoterm = mengeluarkan / mengurangi panas
endoterm = memasukkan / menambah panas

gitu ya?


Penjelasan singkat tentang alkohol

Jawaban 1:

Alkohol sering dipakai untuk menyebut etanol, yang juga disebut grain alcohol; dan kadang untuk minuman yang mengandung alkohol. Hal ini disebabkan karena memang etanol yang digunakan sebagai bahan dasar pada minuman tersebut, bukan metanol, atau grup alkohol lainnya. Begitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam dunia famasi. Alkohol yang dimaksudkan adalah etanol. Sebenarnya alkohol dalam ilmu kimia memiliki pengertian yang lebih luas lagi.Dalam kimia, alkohol (atau alkanol) adalah istilah yang umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon, yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen dan/atau atomkarbon lain.


jika 20mL larutan KOH 0,1 M ditetesi dengan larutan CH3COOH 0,1 M, maka tentukan indikator apa saja  yang dapat digunakan dan bagaimana perubahan warna pada titik akhir titrasi!

Jawaban 1:

Indikator kertas lakmus atau ph meter untuk menentukan pH akhir setelah titrasi asam basa perubahan warnanya biru karena larutan tersebut adalah basa kuat dan asam lemah


Suatu senyawa dengan Mr (massa relatif) 30 mengandung 80 persen unsur karbon dan 20 persen unsur hidrogen. Tentukan rumus molekul senyawa tersebut !

Jawaban 1:

Kita gunakan perbandingan ya :)
C : H = 80 : 20
bagi perbanidngan dengan Ar-nya
C : H = 80/12 : 20/1 = 6,67 : 20
bagi dengan angka perbandingan terkecil
C : H = 6,67/6,67 : 20/6,67 = 1 : 3
maka rumus empirisnya
CH3


Mr rumus empiris x n = Mr rumus molekul
CH3 x n = 30
(12 + 3x1) x n = 30
15 x n = 30
n = 2

maka rumus molekulnya
CH3 x 2 = C2H6


semoga membantu :)
beri label terbaik ya :D


Urutan kenaikan derajat ionisasi dari senyawa2 berikut adalah a. C12H22O11, CH3COOH, HCLO4
b. C12H22O11, HCLO4, CH3COOH
c. CH3COOH, HCLO4, C12H22O11
d. CH3COOH, C12H22O11, HCLO4
e. HCLO4, C12H22O11, CH3COOH

Jawaban 1:

HCLO4 merupakan larutan elektrolit kuat
CH3COOH merupakan larutan elektrolit lemah
C12H22O11 merupakan larutan non elektrolit

jadi, urutan kenaikan derajat ionisasi yang benar adalah a. C12H22O11, CH3COOH, HCLO4