Gk7qp1DNYQGDurixnE7FWT3LyBvSK3asrvqSm057
Bookmark

Arti Dari Kata " Lidah Suka Membenarkan Dirinya Dari Pada Yang Lain Dapat Kesalahannya"?

Arti dari kata " Lidah suka membenarkan dirinya dari pada yang lain dapat kesalahannya"?

Jawaban 1:

Orang berbohong untuk menutupi kesalahan dan mengaggap dirinya lebih benar dibandingkan orang lain

Jawaban 2:

Orang yang menganggap dirinya paling benar


Pertanyaan Terkait

Sebutkan sepuluh jenis majas yang anda pelajari di kelas tiga SMA

Jawaban 1:

1) Majas Metafora adalah Gabungan dua hal yang berbeda yang dapat membentuk suatu pengertian baru. Contoh : Raja siang, kambing hitam 2) Majas Alegori adalah Majas perbandingan yang memperlihatkan suatu perbandingan yang utuh. Contoh : Suami sebagai nahkoda, Istri sebagai juru mudi 3) Majas Personifikasi adalah Majas yang melukiskan suatu benda dengan memberikan sifat – sifat manusia kepada benda, sehingga benda mati seolah-olah hidup. Contoh : Awan menari – nari di angkasa, baru saja berjalan 8 km mobilnya sudah batuk – batuk 4) Majas Perumpamaan ( Majas Asosiasi ) adalah Suatu perbandingan dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama. Contoh : Bagaikan harimau pulang kelaparan, seperti menyulam di kain yang lapuk 5) Majas Antilesis adalah Gaya bahasa yang membandingkan dua hal yang berlawanan. Contoh : Air susu dibalas air tuba 6) Majas Hiperbola adalah Suatu gaya bahasa yang bersifat melebih – lebihkan. Contoh : Ibu terkejut setengah mati, ketika mendengar anaknya kecelakaan 7) Majas Ironi adalah Gaya bahasa yang bersifat menyindir dengan halus. Contoh : Bagus sekali tulisanmu, sampai – sampai tidak bisa dibaca 8 ) Majas Litotes adalah Majas yang digunakan untuk mengecilkan kenyataan dengan tujuan untuk merendahkan hati. Contoh : Mampirlah ke gubuk saya ( Padahal rumahnya besar dan mewah ) 9) Majas Sinisme adalah Majas yang menyatakan sindiran secara langsung. Contoh : Perilakumu membuatku kesal 10) Majas Oksimoron adalah Majas yang antarbagiannya menyatakan sesuatu yang bertentangan. Contoh : Cinta membuatnya bahagia, tetapi juga membuatnya menangis 11) Majas Metonimia adalah Majas yang memakai merek suatu barang. Contoh : Kami ke rumah nenek naik kijang 12) Majas Alusio adalah Majas yang mepergunakan peribahasa / kata – kata yang artinya diketahui umum. Contoh : Upacara ini mengingatkan aku pada proklamasi kemerdekaan tahun 1945 13) Majas Eufemisme adalah Majas yang menggunakan kata – kata / ungkapan halus / sopan. Contoh : Para tunakarya itu perlu diperhatikan 14) Majas Elipsis adalah Majas yang manghilangkan suatu unsure kalimat. Contoh : Kami ke rumah nenek ( penghilangan predikat pergi ) 15) Majas Inversi adalah Majas yang dinyatakan oleh pangubahan suatu kalimat. Contoh : Aku dan dia telah bertemu > Telah bertemu, aku dan dia 16) Majas Pleonasme adalah Majas yang menggunakan kata – kata secara berlebihan dengan maksud untuk menegaskan arti suatu kata. Contoh : Mari naik ke atas agar dapat meliahat pemandangan 17) Majas Antiklimaks adalah Majas yang menyatakan sesuatu hal berturut – turut yang makin lama makin menurun. Contoh : Para bupati, para camat, dan para kepala desa 18) Majas Klimaks adalah Majas yang menyatakan beberapa hal berturut – turut yang makin lama makin mendebat. Contoh : Semua anak – anak, remaja, dewasa, orang tua dan kakek 19) Majas Retoris adalah Majas yang berupa kalimat tanya yang jawabanya sudah diketahui. Contoh : Siapakah yang tidak ingin hidup ? 20) Majas Aliterasi adalah Majas yang memanfaatkan kata – kata yang bunyi awalnya sama. Contoh : Inikah Indahnya Impian ? 21) Majas Antanaklasis adalah Majas yang mengandung ulangan kata yang sama dengan makna yang berbeda. Contoh : Ibu membawa buah tangan, yaitu buah apel merah 22) Majas Repetisi adalah Majas perulangan kata – kata sebagai penegasan. Contoh : Selamat tinggal pacarku, selamat tinggal kekasihku 23) Majas Paralelisme adalah Majas perulangan sebagaimana halnya repetisi, disusun dalam baris yang berbeda. Contoh : Hati ini biru Hati ini lagu Hati ini debu 24) Majas Kiasmus adalah Majas yang berisi perulangan dan sekaligus mengandung inverse. Contoh : Mereka yang kaya merasa miskin, dan yang miskin merasa kaya 25) Majas Simbolik adalah Majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan membandingkan dengan benda – benda lain. Contoh : Dia menjadi lintah darat 26) Majas Antonomasia adalah Majas yang menyebutkan nama lain terhadap seseorang yang berdasarkan cirri / sifat menonjol yang dimilikinya. Contoh : Si pincang, Si jangkung, Si kribo 27) Majas Tautologi adalah Majas yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kata – kata yang sama artinya ( bersinonim ) untuk mempertegas arti. Contoh : Saya khawatir dan was – was dengannya

Jawaban 2:

Asosiasi, metafora, alegori, personifikasi, simbolik, metonomia, retorik, pleonasme, repitisi, antitesis, paradoks, hiperbola, litotes, palalelisme . dll


(1)   Siapakah yang biasanya menjadi
tokoh atau partisipan dalam anekdot? Apakah tokoh partisipan yang dimaksud
harus selalu orang yang terkenal?

Jawaban 1:

Siapa saja bisa menjadi tokoh didalam anekdot.
tidah harus orang terkenal tapi bisa saja kita mengambil ide dari yang sedan menjadi trending tipic. seperti, viki prasetyo

Jawaban 2:

Yang menjadi partisipan dalam teks anekdot tidak selalu orang terkenal :))
semoga membantu


Format penulisan daftar pustaka kalo ada prof. Nya gmana ?

Jawaban 1:

Gelar berada di belakang nama
contoh

toton, prof

Jawaban 2:

Ya ditulis aja, prof. gtuh


Contoh teks negoisasi tentang konflik antara kedua belah pihak!

Jawaban 1:

Minta kenaikan gaji saat BBM naik
karyawan : maaf pak, berkenankah bapak memberi waktu kepada saya untuk membicarakan hal penting? 
bos : boleh. silahkan duduk. anda ada perlu apa ?
karyawan : sebelumnya saya minta maaf. supaya tidak berpanjang lebar, saya ingin mengutarakan maksud saya menghadap bapak.
bos : oh iya silahkan
karyawan : sebenarnya saya ingin meminta kenaikan gaji, Pak. sekali lagi saya minta maaf. soalnya beberapa perusahaan besar telah menghubungi saya. ada juga BUMN. perusahaan perusahaan itu mencari saya. tapi walau bagaimanapun bapak adalah pemimpin saya. jadi, saya putuskan membicarakannya dulu dengan bapak.
bos : naik gaji ? maunya sih iya tapi sekarang bukan waktu yang tepat.
Karyawan : Saya maklum dengan kondisi ekonomi makro saat ini. Saya juga sangat paham kondisi perusahaan saat ini. Tapi, tolong pertimbangkan pula kerja keras saya selama ini, loyalitas dan prestasi saya. Tolong pertimbangkan pula dampak kenaikan BBM bagi ekonomi keluarga saya.
bos : hmm (mikir) saya tidak ingin berdebat dan memikirkan masalah ini berlarut larut. saya akan memberikan 10% gaji kepada anda.
karyawan : syukurlah terimakasih bapak. saya permisi dulu.


di media apa sajakah teks anekdot ditemukan ? sebutkan jenis medianya dan contoh anekdot yang dimaksud !

Jawaban 1:

Anekdot bisa ditemukaan di media cetak, seperti koran dan majalah. di televisi juga ada, contohnya seperti yg biasanya ada di tvone.

Jawaban 2:

Media cetak : koran
media elektronik (televisi) ; iklan pemberantasan korupsi


pembacaan sila pertama pancasila pada kata "ESA" menggunakan cara yang sama pada membaca kata "BENAR" atau pada kata "BEBEK"?

Jawaban 1:

Kata yang tepat BENAR

Jawaban 2:

Pembacaan kata ESA sama dengan cara membaca Benar :D


Apa yg dimaksud dgn anekdot?

Jawaban 1:

Anekdot adalah sebuah cerita singkat dan lucu atau menarik, yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya


Cara melakukan negoisasi

Jawaban 1:

1. Harus Menang
Pada saat melakukan penawaran, pastikan lawan Anda menang terlebih dahulu, kemudian baru Anda menang. Karena ketika memastikan orang lain menang, mereka akan dengan senang hati memberikan apa yang Anda inginkan.

2. Mintalah.
Meminta adalah hal yang harus dilakukan dalam bernegosiasi, buatlah pernyataan apa saja yang Anda harapkan bisa didapat dari calon prospek Anda. Jangan menunggu mereka yang membuatkan pernyataan untuk Anda.

3. Buat Orang Menyukai Anda.
Sebelum bernegosiasi, buatlah orang tersebut menyukai Anda terlebih dahulu. Karena ketika Anda sudah masuk ke zona nyaman dari lawan prospek Anda, untuk bernegosiasi meminta apa yang Anda inginkan akan jauh lebih mudah. Cara ini bisa dimulai dengan bertanya apa hobi Anda, atau makanan favorit, apapun topik di luar negosiasi Anda.

4. Pada saat mau menawarkan pastikan ada WHY.
Riset membuktikan ketika Anda menggunakan alasan dalam meminta sesuatu, maka tingkat orang yang mengiyakan permintaan Anda akan meningkat hingga 3x lipat. Jadi buatlah alasan mengapa Anda harus mendapatkan apa yang Anda mau.

5. Never kill.
Jangan mengakhiri negosiasi dengan dead-end strategy maksudnya sudah bulat hasil dari negosiasi, pakailah strategi "selesai bersyarat", misalkan "harganya segini sudah cocok, tapi nanti istri saya yang menentukan suka atau tidaknya pemandangan dari unit ini".

6. Tanyakan berapa paling minim.
Setiap orang dalam bernegosiasi pasti sudah ada angka minimal yang harus mereka capai dalam meeting tersebut, Anda bisa langsung menanyakan, berapa terendah yang bisa mereka berikan untuk Anda.

7. Harus tahu tujuan Anda.
Nah, menyambung dari poin yang sebelumnya, jangan sampai Anda yang tidak tahu angka atau hasil apa yang Anda harapkan, set kemungkinan terbaik dan set kemungkinan terburuk dari hasil pencapaian negosiasi ini.

8. Buat Kompetisi.
Ketika dihadapkan dengan kompetisi, yakni yang mau mengambil penawaran Anda lebih dari 1, biasanya mereka akan berkompetisi sendiri untuk menurunkan harga dari produk/jasa mereka.

9. Negosiasi dengan orang yang tepat.
Nah, semua cara di atas akan menjadi kurang berguna ketika Anda bernegosiasi dengan orang yang bukan "decision maker" (mempunyai hak untuk mengambil keputusan) selalu cari tahu siapa yang memegang peranan penting dalam hal menyetujui hasil negosiasi.


Berikan teks negosiasi dalam jual beli

Jawaban 1:

rara : bu beli cabe berapa?
penjual : 5000 se ons mba.
 rara :5000??? ga bisa kurang bu?
penjual : ya ga lah mba,itu udah yg paling murah malahan. 
rara : biasanya saya beli ga smahal ini?
 penjual : harganya naik mba!
rara : gini aja deh,saya beli 1 kg,tapi 25000 ya?
penjual : kemuarahan mba,30 baru saya mau rata : 30 perak?
 penjual : 30 ribu lah
 raa : yaudah lah,tapi besok diturunin ya harganya untuk saya. penjual : iya mba,

Jawaban 2:

Mira      : syari, itu orang yang ingin menjual HPnya, namanya Viktor& Rifqi
Viktor   : Selamat sore mbak.
Syari     : Selamat sore, silakan duduk
Viktor   : iya terima kasih.
Rifqi     : Baiklah, Langsung ke inti nya saja, apa benar sdri Syari tertarik dengan HP yang kami jual kepada Mira?
Syari     : ya benar, dari foto yang Mira beritahu tersebut, saya tertarik ingin memlihat fisik asli HP tersebut secara dekat, dan sekalian Tanya-tanya tentang spesifikasinya. Karna kelihatannya sangat menarik.  
Mira      : iya. Sebelumnya saya sudah melihat kondisi HPnya. Namun setelah saya lihat-lihat. Sepertinya yang lebih membutuhkan HP itu teman saya, Syari
Viktor   : ini boleh saja (memberikan HP) hp ini baru saya beli sekitar 1bulan yang lalu, dan kondisinya sangat bagus sekali, saya menjualnya karena ingin sedang membutuhkan uang.
Rifqi     : iya, jadi maklum saja kami jual. Ehehehe
Syari     : oh jadi begitu
Mira      : Memangnya mengapa kamu ingin mengganti HP lama-mu syar?
Syari     : karna sudah mulai eror Mir, dan agak sedikit bosan ingin mengganti HP baruMira      : oh begitu…Syari     : boleh saya lihat kondisi HPnya?
Rifqi     : Bisa…. Silahkan(memberikan HPnya)
Syari     : oh seperti ini HPnya.Viktor   : Nah, ini HPnya, masih bagus bukan?
Syari     : iya, persis seperti foto yang Mira beritahu dan kelihatan seperti baru.
Viktor   : Tentu saja, karena HP ini selalu saya rawat.
Syari     : yasudah karna saya sudah melihat kondisi HPnya masih bagus, saya langsung beli sekarang saja.
Rifqi&Viktor: okelah kalo begitu 2,8juta Deal?
Syari     : Deal…


Contoh kalimat verba material dan verba tingkah laku pliis2

Jawaban 1:

Contoh verba tingkah laku:
1.Polisi menilang pengendara yang melanggar lampu merah
2.Niko menolak permintaan bayu.

kalimat verba material:
1.pengendara selayaknya mengecek tuduhan polisi yang menilangnya
2.Niko membaca buku Bayu

Jawaban 2:

contoh verba tingkah laku:
1.Nurul menolak permintaan bayu.

kalimat verba material:
1.Nurul membaca buku Bayu
mungkin kata guru gue