Gk7qp1DNYQGDurixnE7FWT3LyBvSK3asrvqSm057
Bookmark

3 Buah Gaya Yang Masing-masing Besarnya F1=20N Kekanan, F2=30N Kekiri, F3=26N Kekanan,jika 1 Cm Samadengan

3 buah gaya yang masing-masing besarnya F1=20N kekanan, F2=30N kekiri, F3=26N kekanan,jika 1 cm samadengan 2N, tentukanlah :a.besar resultan gaya dan arahnya. b. gambar resultan gayanya

Jawaban 1:

3 buah gaya = f1 + f2 + f3 = +20 + -30 N + 26 = 16 N ke kanan :)
ingat ke krii negatif,ke kanan positif

untuk gambarnya  kamu gambar sendiri juga gapapa ya :)
intinya itu lah jawaban untuk a :)
untuk gambarnya kamu pasti bisa itu :)


Pertanyaan Terkait

Sebutkan 10 macam perubahan energi beserta contohnya?/...

Jawaban 1:

Menurut Hukum Kekekalan Energi, energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Energi hanya dapat diubah bentuknya dari bentuk satu ke bentuk lain. Berikut ini contoh – contoh perubahan energi yang sering kita jumpai.
1. Perubahan energi kimia menjadi energi panas Perubahan ini terjadi pada kompor gas dimana dihasilkan energi utama berupa panas. Selain itu juga dihasilkan energi cahaya. 2. Perubahan energi listrik menjadi energi panas Perubahan ini terjadi pada solder, kompor listrik, dan setrika listrik. 3. Perubahan energi listrik menjadi energi gerak Perubahan ini terjadi pada kipas angin, mixer, dan blender. 4. Perubahan energi kimia menjadi energi listrik Perubahan ini terjadi pada akumulator (aki) yang sedang diisi. 5. Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya Perubahan ini terjadi pada lampu listrik. 6. Perubahan energi kimia menjadi energi cahaya Perubahan ini terjadi pada senter, lampu petromaks, dan lilin. 7. Perubahan energi kimia menjadi energi bunyi Perubahan ini terjadi pada radio baterai, mainan anak - anak. 8. Perubahan energi listrik menjadi energi bunyi Perubahan ini terjadi pada gitar listrik, radio listrik. 9. Perubahan energi gerak menjadi energi listrik Perubahan ini terjadi pada PLTA dan dinamo sepeda. 10. Perubahan energi kimia menjadi energi gerak Perubahan ini terjadi pada mobil dan kendaraan.

PEMBAHASAN LEBIH LANJUT:
Di alam semesta ini senantiasa terjadi perubahan energi. Energi potensial berubah menjadi energi kinetik pada benda yang jatuh dari ketinggian tertentu.
Untuk memantapkan kalian memahami soal ini, coba simak soal seperti di bawah ini: Bagaimana Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada gerak jatuh bebas dan benda yang bergerak pada bidang miring?
Pada gerak jatuh bebas, titik tertinggi EM = EP karena EK = 0. Di titik tertentu, EM = EP + EK, sedang di titik terbawah EM = EK karena EP = 0. Untuk benda yang bergerak pada bidang miring, di titik tertinggi EM = EP karena EK = 0. Di titik tertentu, EM = EP + EK, sedang di titik terbawah EM = EK karena EP = 0.
Semoga penjelasan di atas memudahkan kalian mempelajari materi ini :)
Nah untuk contoh lain mengenai usaha dan energi bisa kalian lihat pada link berikut : energi potensial : brainly.co.id/tugas/13661989 perubahan energi : brainly.co.id/tugas/16101970 perubahan energi : brainly.co.id/tugas/1475332
Mata pelajaran: IPA Fisika Kelas: 8 SMP Kategori: usaha dan energi Kata kunci: usaha, energi, kekekalan energi, energi potensial, energi kinetik, energi mekanik Kode kategori berdasarkan kurikulum KTSP: 8.6.2


Besar Gaya Lorentz yg dialami sebuah kawat berarus sepajang 200CM adalah 16N Jika Kawat Berada tegak lurus dalam medan magnet 40T maka arus listrik yg mengalir adalah.....?

Jawaban 1:

Hasilnya 0.2 A kalo ke mili ampere jadi 0.2x10pangkat negatif dua


Buah kelapa dengan massa 2 kg berada pada tangkainya setinggi 5 meter diatas tanah sedangkan buah nangka bermassa 3 kg berada pada 4 meter diatas tanah. tentukan perbandingan dengan energi potensial yang dimiliki keduanya.  bantuin ya....

Jawaban 1:

Rumus energi potensial: m.g.h
kelapa =  2.5.10 (karena besar gravitasi bumi adalah 9,806 dibulatkan menjadi 10)
             =100 J
nangka = 3.4.10 
              = 120 J

jadi perbandingannya:
=  kelapa:nangka
=    100   :   120
=      5      :  6

Jawaban 2:

Dik : m(buah klp) : 2 kg
        h(buah klp) : 5 meter
        g(ketetapan gravitasi : 10 m/s ²
        m(nangka) :3 kg
        h(nangka) :4meter
perbandingan                                : Ep(klp) = M.g.h             Ep(nangka)= M.g.h
                                                                    2.10.5                               3.10.4
                                                                    100                                   120
jadi, perbandingannya adalah 100 : 120
                                             5  :    6


cara membuat elektromagnet yang benar a. sepotong besi ditempelkan pada penghantar yang berarus listrik b. sepotong besi dililiti kumparan kawat yang berarus listrik c. menempelkan paku kecil pada paku besar yang dililiti penghantar d. ujung-ujung besi dihubungkan dengan kutub-kutub elemen

Jawaban 1:

cara membuat elektromagnet yang benar adalah
b. sepotong besi dililiti kumparan kawat yang berarus listrik,karna dengan itu persebarannya merata 

semoga membantu:)


Apa itu sifat fisika?berikanlah contohnya!

Jawaban 1:

Sifat fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru.
contoh :
1. Wujud Zat
2. Warna Zat
3. Kelarutan
4. Daya Hantar Listrik
5. Kemagnetan
6. Titik didih dan titik lebur


carilah literatur sebanyak-banyaknya mengenai cara untuk menhemat energi? seberapa penting energi bagi kehidupan?jelaskan!

Jawaban 1:

Beristirahat yang baik.
jaga pola makan.
olahraga secukupnya.
energi sangat penting dalam kehidupan, karna untuk daya tahan tubuh kita !


mobil dengan berat 2.000N diangkat dengan dongkrak hidraulika.jika luas penampang kecil dan besar masing-masing 8cm2 dan 40cm2 ,tentukan gaya tekan pada penampang kecil!

Jawaban 1:

F1=2000N
A1=40cm2 (L Penampang Besar)
A2=8cm2 (L penampang kecil)

ditanya = F2 atau gaya tekan penampang kecil

jawab = F1/A1 = F2/A2
2000/40 = F2/8
F2 = 2000.8/40 = 400 N


sebuah bidang miring panjangnya 2 m membuat sudut 30 derajat dengan bidang horizontal.sebuah beban beratnya 400 N didoromg dengan kaki sampai puncak bidang miring dengan gaya konstan.jika gaya geseknya 50 N (F1).Berapakah besar gaya yang bekerja (F2)

Jawaban 1:

Dasar teori
Bidang miring adalah suatu permukaan datar yang memiliki suatu sudut, yang bukan sudut tegak lurus, terhadap permukaan horizontal. Penerapan bidang miring dapat mengatasi hambatan besar dengan menerapkan gaya yang relatif lebih kecil melalui jarak yang lebih jauh, dari pada jika beban itu diangkat vertikal. 

Soal
sebuah bidang miring panjangnya 2 m membuat sudut 30 derajat dengan bidang horizontal.sebuah beban beratnya 400 N didoromg dengan kaki sampai puncak bidang miring dengan gaya konstan.jika gaya geseknya 50 N (F1).Berapakah besar gaya yang bekerja (F2).

Pembahasan
Dik s = 2 m
      θ = 30 
      w = 400 N
     μk = 50 N (F1)
     
Dit F2 ?
jawab.
usaha oleh gaya berat karena berlawanan dengan grafitasi
W = - w sin 30 . s
    = -400 . 1/2 . 2 = - 400 N

usaha oleh gaya gesek karena berlawanan dengan grafitasi
W = − F1 . S = − 50(2) = − 100 joule

W total = W b + Wgs
           = - 400 + - 100
           = - 500 joule

W total = F2 . s

F2 = - 500 / 2 = - 250 N

Kesimpulan 
besar gaya yang bekerja (F2) sebesar - 250 N

Semoga membantu :) D



       

Jawaban 2:

Ni aku kasih tau rumusnya aja ya:
gaya
:F=m.a
m= f
     a
a=f
   m
 


Sebutkan persamaan dan perbedaan antara konduksi dan konveksi!!

Jawaban 1:

Persamaan dan perbedaan antara konduksi dan konveksi adalahPersamaan Konveksi dan Konduksi

  • Konveksi dan konduksi memiliki perpindahan kalor yang sama
  • Konveksi dan konduksi menghasilkan panas yang sama
Perbedaan Konveksi dan Konduksi
  • Cara perpindahan partikelnya
  • Benda yang dipanaskan berbeda
  • Cara mendapatkan panas berbeda
Pembahasan Dalam sehari hari kita memasak sesuatu dengan alat masak. Alat tersebut berbahan alumunium atau logam. Dalam memasak tersebut adanya proses perubahan suhu pada benda. Pada sebelum terkena api alat tersebut masih dingin, tetapi setalah terkena api alat tersebut panas. Hal tersebut disebut dengan konduksi. Konduksi merupakan suatu proses berpindahnya kalor tanpa adanya perantaranya. Konduksi sering sering terjadi pada benda padat.  Hal ini dikarenakan benda oadat memiliki partikel yang banyak.Pada saat kita memasak air, awalnya air terasa dingin. Namun setelah dimasukkan ke dalam api, air bagian bawah terasa panas dan lama kemudian semua air menjadi panas. Proses tersebut dinamakan dengan konveksi. Konveksi merupakan suatu berpindahnya terdapat perantaranya. Hal ini dikarenakan adanya perpindahan massa jenis pada air tersebut, sehingga terjadinya proses konveksi. Contoh memasak air, angin laut, dan angin darat.Persamaan Konveksi dan Konduksi
  • Konveksi dan konduksi memiliki perpindahan kalor yang sama
  • Konveksi dan konduksi menghasilkan panas yang sama
Perbedaan Konveksi dan Konduksi
  • Cara perpindahan partikelnya
  • Benda yang dipanaskan berbeda
  • Cara mendapatkan panas berbeda
Manfaat Perpindahan Kalor
  • Sebagai cat mobil
  • Sebagai pembuatan termos
  • Membantu pekerjaan nelayan
  • Membantu mengurangi penyerapan kalor
Pelajari Lebih Lanjut Pelajari lebih lanjut contoh soal kalor pemanasan air brainly.co.id/tugas/2397432   Pelajari lebih lanjut kenaikan suhu dan perubahan wujud saat dipanaskan brainly.co.id/tugas/5759150   Pelajari lebih lanjut ciri dari perubahan wujud yang melepaskan kalor brainly.co.id/tugas/7965866 -------------------------------------------------------------------------------------------- Detail Jawaban:   Kode: 7.6.1   Kelas: 7         Mata pelajaran: Fisika           Materi: Bab 1 - Besaran dan Pengukuran   #TingkatkanPrestasimu


Apakah jenis benda juga mempengaruhi banyaknya kalor yang diperlukan?

Jawaban 1:

Jenis benda tidak memperngaruhi banyak kalor yang diperlukan tetapi masanya yang memperngaruhi kalor yang dibutuhkan maaf kalau salah

Jawaban 2:

Jenis benda tidak memperngaruhi banyak kalor yang diperlukan tetapi masanya yang memperngaruhi kalor yang dibutuhkan maaf kalau salah