Gk7qp1DNYQGDurixnE7FWT3LyBvSK3asrvqSm057
Bookmark

(1) Siapakah Yang Biasanya Menjadi Tokoh Atau Partisipan Dalam Anekdot? Apakah Tokoh Partisipan Yang

(1)   Siapakah yang biasanya menjadi
tokoh atau partisipan dalam anekdot? Apakah tokoh partisipan yang dimaksud
harus selalu orang yang terkenal?

Jawaban 1:

Siapa saja bisa menjadi tokoh didalam anekdot.
tidah harus orang terkenal tapi bisa saja kita mengambil ide dari yang sedan menjadi trending tipic. seperti, viki prasetyo

Jawaban 2:

Yang menjadi partisipan dalam teks anekdot tidak selalu orang terkenal :))
semoga membantu


Pertanyaan Terkait

Bagaimana perasaanmu sebagai perempuan?

Jawaban 1:

Perasaan perempuan itu mudah berubah ubah ._. kadang kita merasa bahwa dunia gak adil buat kita, kadang kita merasa bahwa kita gak pantas ada didunia, dan juga kita merasa bahwa kita pantas dicitai ._. /apalah 


Teks Anekdot bertema Lingkungan dan Sosial.

Jawaban 1:

 Teka-teki SuksesiSeorang wakil presiden dimasa Orde Baru, sebut saja namanya Tresno. Sebagai wakil presiden yang baik, ia ingin belajar dari Lee Kuan Yew bagaimana caranya memilih Menteri yang pintar. Maka dia datang ke Singapura diam-diam. "Bagaimana caranya memilih Menteri yang pintar, Pak Lee??" "Gampang", jawab Lee, “Kita test saja kecerdasannya”.Dan tokoh Singapura itupun Memanggil perdana menterinya, Goh Chok Tong. Lee mengajukan satu pertanyaan yang harus dijawab Goh dengan cepat dan tepat : "Hai, Chok Tong, misalkan orang tuamu punya anak tiga orang, Siapakah gerangan anak yang bukan kakakmu, dan Bukan pula adikmu?" Goh menjawab dengan tangkas,"Ya itu saya sendiri." Lee bertepuk tangan, "Angka 10 untuk Goh. Sebab itu dia kupilih!"Tresno sangat terkesan dengan cara memilih gaya Lee Kuan Yew ini. Dia pulang ke Jakarta dan segera mau menguji Moko
“Pak Moko,,” kata Tresno, "Saya ingin menguji sampeyan. Ada satu pertanyaan yang harus sampeyan jawab : Misalkan orang tua sampeyan punya anak tiga orang. Siapakah gerangan anak yang bukan kakak sampeyan dan bukan pula adik sampeyan??"
Ternyata Moko tidak segera bisa menjawab.Tapi dia punya akal dan minta permisi sebentar keluar ruangan, dimana menunggu Surata. "Coba mas Rata", Katanya kepada bawahannya ini. "Misalkan orang tua situ punya anak tiga orang. Siapakah gerangan anak yang bukan kakak situ dan bukan pula adiknya situ??" Surata berfikir lima menit, lalu menjawab :"Itu saya, Pak." Moko senang bukan main, da masuk kembali ke ruang Tresno.Dia langsung maju."Jadi tadi petunjuknya… eh, pertanyaannya bagaimana,Pak Tres??". Tres dengan sabar mengulangi,"Orang Tua sampeyan punya anak tiga orang. Siapakah anak yang bukan kakak sampeyan dan bukan adik sampeyan??" Moko kali ini menjawab tangkas :"Ya..Surata, Pak!!". Tres ketawa geli.."Pak Moko ini gimana!! Jawabnya yang benar, ya..Goh Chok Tong, dong!!"    4.    Arti Kata PolitikSeorang murid sekolah dasar mendapat pekerjaan rumah dari gurunya untuk menjelaskan arti kata POLITIK.Karena belum memahaminya, ia kemudian bertanya pada ayahnya. Sang Ayah yang menginginkan si anak dapat berpikir secara kreatif kemudian memberikan penjelasan, "Baiklah nak, ayah akan mencoba menjelaskan denga perumpamaan, misalkan Ayahmu adalah orang yang bekerja untuk menghidupi keluarga, jadi kita sebut ayah adalah investor. Ibumu adalah pengatur keuangan, jadi kita menyebutnya pemerintah. Kami disini memperhatikan kebutuhan-kebutuhanmu, jadi kita menyebut engkau rakyat. Pembantu, kita masukkan dia ke dalam kelas pekerja, dan adikmu yang masih balita, kita menyebutnya masa depan. Sekarang pikirkan hal itu dan lihat apakah penjelasan ayah ini bisa kau pahami?"Si anak kemudian pergi ke tempat tidur sambil memikirkan apa yang dikatakan ayahnya. Pada tengah malam, anak itu terbangun karena mendengar adik bayinya menangis. Ia melihat adik bayinya mengompol. Lalu ia menuju kamar tidur orang tuanya dan mendapatkan ibunya sedang tidur nyenyak. Karena tidak ingin membangunkan ibunya, maka ia pergi ke kamar pembantu. Karena pintu terkunci, maka ia kemudian mengintip melalui lubang kunci dan melihat ayahnya berada di tempat tidur bersama pembantunya.Akhirnya ia menyerah dan kembali ke tempat tidur, sambil berkata dalam hati bahwa ia sudah mengerti arti POLITIK.
Pagi harinya, sebelum berangkat ke sekolah ia mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya dan menulis pada buku tugasnya: "Politik adalah hal dimana para Investor meniduri kelas Pekerja, sedangkan Pemerintah tertidur lelap, Rakyat diabaikan dan Masa Depan berada dalam kondisi yang menyedihkan."


Cara melakukan negosiasi

Jawaban 1:

Berikut akan saya jelaskan di dalam artikel ini bagaimana caranya melakukan negosiasi yang baik dan memiliki kemungkinan berhasil jauh lebih tinggi dibandingkan tanpa strategi. Hal yang harus Anda lakukan adalah:

1. Harus Win-Win.
Pada saat melakukan penawaran, pastikan lawan Anda menang terlebih dahulu, kemudian baru Anda menang. Karena ketika memastikan orang lain menang, mereka akan dengan senang hati memberikan apa yang Anda inginkan.

2. Mintalah.
Meminta adalah hal yang harus dilakukan dalam bernegosiasi, buatlah pernyataan apa saja yang Anda harapkan bisa didapat dari calon prospek Anda. Jangan menunggu mereka yang membuatkan pernyataan untuk Anda.

3. Buat Orang Menyukai Anda.
Sebelum bernegosiasi, buatlah orang tersebut menyukai Anda terlebih dahulu. Karena ketika Anda sudah masuk ke zona nyaman dari lawan prospek Anda, untuk bernegosiasi meminta apa yang Anda inginkan akan jauh lebih mudah. Cara ini bisa dimulai dengan bertanya apa hobi Anda, atau makanan favorit, apapun topik di luar negosiasi Anda.

4. Pada saat mau menawarkan pastikan ada WHY.
Riset membuktikan ketika Anda menggunakan alasan dalam meminta sesuatu, maka tingkat orang yang mengiyakan permintaan Anda akan meningkat hingga 3x lipat. Jadi buatlah alasan mengapa Anda harus mendapatkan apa yang Anda mau.

5. Never kill.
Jangan mengakhiri negosiasi dengan dead-end strategy maksudnya sudah bulat hasil dari negosiasi, pakailah strategi "selesai bersyarat", misalkan "harganya segini sudah cocok, tapi nanti istri saya yang menentukan suka atau tidaknya pemandangan dari unit ini".

6. Tanyakan berapa paling minim.
Setiap orang dalam bernegosiasi pasti sudah ada angka minimal yang harus mereka capai dalam meeting tersebut, Anda bisa langsung menanyakan, berapa terendah yang bisa mereka berikan untuk Anda.

7. Harus tahu tujuan Anda.
Nah, menyambung dari poin yang sebelumnya, jangan sampai Anda yang tidak tahu angka atau hasil apa yang Anda harapkan, set kemungkinan terbaik dan set kemungkinan terburuk dari hasil pencapaian negosiasi ini.

8. Buat Kompetisi.
Ketika dihadapkan dengan kompetisi, yakni yang mau mengambil penawaran Anda lebih dari 1, biasanya mereka akan berkompetisi sendiri untuk menurunkan harga dari produk/jasa mereka.

9. Negosiasi dengan orang yang tepat.
Nah, semua cara di atas akan menjadi kurang berguna ketika Anda bernegosiasi dengan orang yang bukan "decision maker" (mempunyai hak untuk mengambil keputusan) selalu cari tahu siapa yang memegang peranan penting dalam hal menyetujui hasil negosiasi.


Apa yang di maksud dengan membaca sekilas

Jawaban 1:

Kelas : X
pelajaran : Bahasa Indonesia
kategori : Membaca Ekstensif
kata kunci : Membaca sekilas

pembahasan:
membaca sekilas merupakan salah satu teknik membaca cepat dengan cara menemukan informasi yang dibutuhkan melalui poin-poin yang ada pada bacaan. cara menemukan informasi yang dibutuhkan dengan menyapu halaman per halaman secara merata hingga menemukan inormasi yang dicari. membaca sekilas disebut juga dengan membaca memindai.


Tajuk rencana di suara merdeka . menurut anda apa komentar anda ? berjudul akhlaq antikorupsi para ulama
           Rapat Koordinasi Daerah Majelis Ulama Se-Jawa Wilayah III di Semarang, Minggu lalu, mengapungkan fokus pembahasan tentang korupsi, ikhtiar pencegahan dan pemberantasannya. Peran ulama dalam mencegah dan memberantas sangat diperlukan, karena penanganan korupsi tidak bisa dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Ulama memiliki peran strategis untuk mendidik masyarakat dalam menanamkan sikap kejujuran dan pendidikan antikorupsi. Pemahaman normatif tentang peran ulama itu tentu menyangkut segi-segi ideal, yakni transformasi sikap jujur dan antikorupsi. Dogma agama pastilah mengajarkan nilainilai semacam itu.Lalu di tengah dinamika kehidupan yang sangat mobil sekarang ini, bagaimana mengimplementasi dogma-dogma tentang kebaikan itu agar menjadi akhlak sosial bangsa? Bagaimana merekatkan kesenjangan antara idealita nilai-nilai keberagamaan dengan realitas di lapangan kehidupan? Lapangan kehidupan itu adalah paparan tentang realitas, dan yang tersaji di hadapan kita adalah ketidakterkendalian kejahatan korupsi di semua lapis kekuasaan, di semua celah kewenangan. Skeptisitas pun terkadang muncul, bagaimana mungkin nilai-nilai ideal ajaran agama seolah- olah lumpuh di hadapan kenyataan kemarakan korupsi? Di tengah kondisi demikian, bagaimana para ulama menyentuhkan segi-segi ajaran itu ke dalam kehidupan sosial masyarakat?Ijtihad untuk memperkuat penerapan efek jera telah beberapa kali muncul sebagai ide, tetapi pemberatan hukuman untuk koruptor belum direalisasi. Pernah, misalnya, berkembang gagasan agar jenazah koruptor tidak dishalati. Secara progresif, ide ini dimaksudkan untuk memberi pemberatan secara spiritual sekaligus secara sosial. Tetapi bagaimana seterusnya? Ceramah, khutbah, dan materi dakwah tentang perang melawan korupsi juga sudah banyak disampaikan oleh para ulama. Memang ikhtiar preventiflah yang secara optimal bisa dilakukan lewat peran ulama.Pendidikan karakter yang sekarang dikampanyekan kita tentu tidak lepas dari peran warasatul-anbiya’ atau “para pewaris nabi” itu. Langsung atau tidak langsung, di dalamnya terangkum nilai-nilai kebajikan. Penguatan dari sisi membangun akhlak sosial itulah yang mesti ditekankan dalam pengajaran- pengajaran sosial agama, terutama yang terkait dengan karakter antikorupsi. Kita berharap rekomendasi Rakorda MUI Se-Jawa Wilayah III tidak hanya menggemakan seruan normatif dalam perang melawan korupsi. Kita butuh rumusan sikap dan langkah yang lebih implementatif. Sudah terlalu dalam negeri ini terpuruk akibat virus kejahatan luar biasa itu, yang tidak lagi memandang segmen masyarakat, karena bahkan ruang akademis yang idealnya steril pun telah terambah. Juga, wilayah sakral seperti proyek pengadaan Alquran pun tak terkecuali.(/) 

Jawaban 1:

Apa yang dilakukan para ulama itu sangatlah baik tujuannya. untuk pengembangan akhlak jadi lebih baik, mulailah dari urusan yang kecil terlebih dahulu. seperti menghormati yang lebih tua, atau selalu berfikiran positif
lalu untuk penanaman moral agama di sekolah untuk islam bisa saja melakukan tadarus sebelum belajar, nonislam mengadakan renungan. agar generasi muda indonesia tidak melupakan budaya dan agamanya kelak sukses nanti

semoga membantu (:

Jawaban 2:

Hal yang dilakukan oleh ulama kita sangatlah positif. Ini sangat membantu masyarakat dalam pemahamannya bahwa agama Islam melarang yang namanya korupsi. Jadi dengan adanya kegiatan tersebut, semoga dapat menekan jumlah pertumbuhan korupsi di Indonesia. Amin Ya Rabbal Alamin.


Apakah arti dari teks anekdot itu dan beri contohnya

Jawaban 1:

Teks anekdot adalah teks yang berisi cerita yang lucu,konyol dan mengesankan tentang tokoh dan peristiwa tertentu..

contohnya:(judulnya saja)
1. abu nawas si ayam jago
2. tidak sesuaikenyataan
3. piring pecah


Berikan contoh teks anekdot tentang hukum beserta strukturnya

Jawaban 1:

 Suatu sore dua anak muda, mereka adalah mahasiswa Fakultas Hukum sedang terlibat diskusi kecil, nama mereka adalah Fredi dan Ibrahim
:Fredi : Apa ya, kepanjangan daripada ADVOKAT?
Ibrahim : Ada Duit adVOKasi All ouT!
Fredi : Hah…!!
Struktur Teks Anekdot
1.     Abstraksi
2.     Orientasi
3.     Krisis
4.     Reaksi
5.     Koda


Buatlah karangan bahasa indonesia tentang bencana alam gunung meletus 

Jawaban 1:

Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, meletus Kamis malam tadi. Gunung berketinggian 1.731 meter di atas permukaan laut itu menyemburkan material hingga setinggi 17 kilometer.Sebelum meletus pada Kamis kemarin, erupsi Gunung Kelud terjadi pada 2007 silam. Kala itu, letusan bersifat effusif (keluarnya magma dalam bentuk lelehan lava, bukan menyembur). Material hasil letusan tahun 2007 menutup mulut kawah Gunung Kelud.Pada awal 2014, aktivitas vulkanik Gunung Kelud kembali meningkat. Tingkat kegempaan terus meningkat mulai Januari 2014 hingga akhirnya meletus Kamis 13 Februari 2013.Hingga saat ini dilaporkan 2 orang tewas terkena dampak letusan Gunung Kelud. Mereka terdapat di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kedua warga itu tertimpa rumah yang roboh akibat material letusan Gunung Kelud.

Jawaban 2:

Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur akhirnya meletus pada 13 Februari 2013 lalu dan masih menyisakan abu, batuan kecil dan sejumlah material vulkanik lainnya di udara hingga saat ini.Dalam sejarahnya, Gunung Kelud telah meletus hingga 30 kali selama kurun waktu dari tahun 1000 – 2014 ini. Rentetan letusan gunung Kelud ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Kelud memang selalu aktif dan dalam level waspada.
Kini ribuan warga di sekitar lereng Gunung Kelud terpaksa mengungsi hingga ke daerah lain yang lebih aman. Debu vulkanik hasil letusan Gunung Kelud terseret angin hingga memasuki wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat bahkan sampai ke Nusa Tenggara Barat. Tidak ada korban jiwa secara langsung yang berkaitan dengan meletusnya Gunung Kelud ini.


Contoh teks anekdot tentang politik beserta strukturnya

Jawaban 1:

Aku hanya bisa ngasih macam struktur dalam menganalisis teks anekdot
1. abstrak = penggambaran cerita teks anekdit tsb
2. orientasi = latar belakang
3. krisis = puncak permasalahan
4. reaksi = cara pengarang mengatasi masalh krisis
5. coda = endingnya


Jelaskan langkah-langkah merangkum isi informasi teks buku dengan membaca memindai !
tolong ya :)

Jawaban 1:

1. Bacalah teks yang akan dirangkum
2. Catatlah pokok informasi
3. Urutkan pokok informasi tersebut berurutan
4.Ungkapkan pokok informasi tersebuat dlam bentuk kalimat
5. Gunakan kalimat yang benar dngan ejaan dan tata baca yang tepat
6. Gunakan kata-kata penghubung antarkalimat

(Maaf kalo salah & jadikan yang terbaik ya :)))

Jawaban 2:

Harus berurutan (sesuai abjad, seperti cara membaca pada kamus)